Saturday, October 24, 2009

what's wrong with my hormon...

Ceritanya, berawal dari beberapa hari yang lalu. entah kenapa emosiku jadi sangat tidak stabil dalam beberapa menit aja mood bisa langsung berubah dari baik sampai akhirnya jadi bete, uring-uringan ga jelas.
semua permasalahan tampak menjadi sempit dan semua orang tampak menyebalkan.. i hate it.. absolutely hate it.. so much..
orang terdekat pastinya menjadi sasaran pelampiasan kekesalan dan emosi yang tidak jelas ini. akhirnya mereka hanya bingung melihat tingkah laku dan sikap ku lalu lama kelamaan bosan untuk mengerti, toh mereka juga punya permasalahan sendiri.
mungkin ini yang disebut PMS (pra menstruasi sindrom), dengan adanya alasan ini seolah-olah perempuan menjadi mempunyai excuse untuk bertindak seperti yang aku lakukan. yaitu alasannya kan lagi PMS, masa ga ngerti sich.. fiuh... is it right??
biasanya setiap kali ada obrolan ini, aku selalu bilang sebenarnya itu bukan alasan mutlak yang harus diterima oleh orang lain. tapi adalah bagaimana kita (perempuan) mencoba mengendalikan itu semua. biasanya yang aku alami adalah marah-marah ga jelas atau uring-uringan atau jadi sangat sensitif dan gampang sedih, terharu atau bawaannya jadi pengen nangis aja.. what's wrong with it?? belum lagi nafsu makan yang bertambah, bawaannya pengen makan aja... heran ya.. woman is really complicated...
terkadang memang semua bisa berjalan sesuai dengan yang kita inginkan tetapi terkdang juga tidak... controling ourselves is our responsibility, whatever happens to us we shouldn't tell it to everyone in this world.. isn't that rigth, is it??? learn to do that means learn to be responsible... ^_^

Monday, October 12, 2009

Dewasa


Kemaren malam, terjadi perbincangan panjang antara aku dan dia. Biasa, membahas topik yang mungkin sudah berkali-kali kita bicarakan, dan selalu dimulai oleh kesalahan atau kesalahpahaman kita. Tapi ini merupakan salah satu hal yang membuat dia berbeda, istimewa dan selalu layak untuk dicintai.
Perbincangan kita berkisar tentang sikap dan pandangan masing-masing kita tentang pilihan dan keputusan. Sampai pada akhirnya aku terdiam setelah debat panjang tentang pilihan dan keputusan dalam bersikap.
Aku menyadari semua sikap dan tindakan yang aku lakukan sering kali tampak bodoh. Ternyata menjadi dewasa tidak sesederhana yang mereka bicarakan. Aku menyadari satu hal lagi yang berarti kedewasaan, yaitu bagaimana aku harus menempatkan diri pada berbagai situasi dan kondisi. Saat berada di kampus, kantor atau berada di lingkungan terdekat seperti keluarga. Aneh tapi ternyata itu juga tidak gampang, seringkali salah menempatkan diri membuat kita tampak tidak menghargai diri kita sendiri. Sehingga orang lain pun bisa bersikap tidak wajar terhadap kita. Aneh... Dewasa kata yang akan selalu membuat aku terdiam...